https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/issue/feed Bangunan: Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan 2026-03-20T18:08:38+00:00 Mega Septia Sarda Dewi M.T. [email protected] Open Journal Systems <p> </p> <table border="0" width="100%" cellspacing="10" cellpadding="4"> <tbody> <tr> <td valign="top" width="100"> <p><img src="https://journal-ft.um.ac.id/public/site/images/asasangka/mceclip2.png" /></p> </td> <td valign="top" width="100%"> <table class="data" width="100%"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Journal title</strong></td> <td width="40">:<strong> Bangunan: Teori, praktek, penelitian, dan pengajaran teknik bangunan<br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Initials</strong></td> <td width="40">: <strong>JB</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Editor in Chief<br /></strong></td> <td width="40">: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6009467">Siti Nur Rahmah Anwar</a><strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Frequency</strong></td> <td width="40">: <strong>2 issues per year (March and October)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>ISSN (online)<br /></strong></td> <td width="40">: <a href="https://portal.issn.org/resource/issn/2621-0959">2621-0959</a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"><strong>Publisher</strong></td> <td width="40">: <a href="https://um.ac.id/">Universitas Negeri Malang</a></td> </tr> <tr> <td><strong>SINTA Rank<br /></strong></td> <td>:<a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/6141">5</a><strong><br /></strong></td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%"> <p><strong>Journal Summary</strong></p> <p><img src="https://journal-ft.um.ac.id/public/site/images/asasangka/mceclip2.png" /></p> </td> <td width="40"> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p style="text-align: justify;" data-start="52" data-end="486">This journal has been published since 1994 by the academic community of the Department of Civil Engineering, Universitas Negeri Malang, under the title <em data-start="218" data-end="228">BANGUNAN</em>, with ISSN No. 0852-2480 and e-ISSN 2621-0959. This journal is issued twice a year, in March and October. This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.</p> <p style="text-align: justify;" data-start="488" data-end="822">The editorial board accepts original manuscripts that have not been published in other print media. Submitted manuscripts will be reviewed by expert editors and/or peer reviewers. The editors reserve the right to make editorial changes to the accepted manuscripts for formatting consistency, without altering the substance or meaning.</p> <p style="text-align: justify;" data-start="824" data-end="1072">This Journal has been accredited as a Scientific Journal with Rank 5 (SINTA 5) by the Directorate General of Higher Education, Research, and Technology. The accreditation is valid from Volume 26 Number 2 of 2021 to Volume 31 Number 1 of 2026.</p> </div> </div> </td> </tr> <tr> <td><strong>Accreditation Certificate</strong><br /> <p><strong> </strong></p> </td> <td> <p><strong> <img src="https://journal-ft.um.ac.id/public/site/images/asasangka/sertifikat-bangunan5.jpg" alt="" width="1017" height="679" /></strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/226 Analisa Pengaruh Lead Rubber Bearing Terhadap Kinerja Pilar Konvensional Pada Struktur Jembatan Highway Ortotropik Dengan Non Linear Time History Analysis 2026-03-15T01:37:42+00:00 Mohammad Akbar Alrasyidi [email protected] Moh Fadhlan Rosyidi [email protected] Kohar Yudoprasetyo [email protected] Patma Al Munawaroh [email protected] Adinda Dwi Novita Anggraini [email protected] <p>Pilar beton bertulang konvensional (<em>cast in situ</em>) masih banyak digunakan pada jembatan dan jalan layang di Indonesia karena konstruksinya sederhana, material dan tenaga kerja tersedia, serta fleksibel terhadap variasi geometri sehingga efisien dari sisi waktu dan biaya. Namun, Indonesia berada di wilayah seismik aktif sehingga struktur pilar berpotensi menjadi elemen kritis saat gempa akibat menerima gaya lateral besar dan mengalami plastifikasi yang memusatkan kerusakan, meningkatkan kebutuhan perbaikan, dan mengganggu layanan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas <em>Lead Rubber Bearing</em> (LRB) untuk meningkatkan kinerja seismik pilar pada jembatan <em>highway</em> ortotropik, mengidentifikasi komponen pendisipasi energi dominan, serta menilai respons pilar pada gempa rencana. Dua konfigurasi dibandingkan, yaitu tanpa LRB dan dengan LRB. Struktur dirancang sesuai ketentuan pembebanan dan gempa yang berlaku, lalu dianalisis menggunakan <em>Response Spectrum Analysis</em> (RSA) dan <em>Non Linear Time History Analysis</em> (NLTHA) dengan tujuh rekaman gempa pada level gempa rencana periode ulang 1000 tahun. Hasil menunjukkan LRB menyebabkan pergeseran periode (<em>period shift</em>) sehingga menurunkan respons inersia global, ditandai berkurangnya gaya dalam, <em>base shear</em>, dan reaksi perletakan. Analisis nonlinier juga menunjukkan struktur dengan LRB cenderung menjaga pilar tetap elastis, sedangkan struktur tanpa LRB menunjukkan pilar lebih rentan leleh akibat perubahan periode, peningkatan redaman efektif, dan perubahan tuntutan respons pada sistem perletakan.</p> 2026-03-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Mohammad Akbar Alrasyidi, Moh Fadhlan Rosyidi, Kohar Yudoprasetyo, Patma Al Munawaroh, Adinda Dwi Novita Anggraini https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/219 SIMULASI GENANGAN BANJIR BANDANG MENGGUNAKAN SIG DI SUNGAI BRANTAS HULU KOTA BATU 2026-03-13T05:49:51+00:00 Irani Salsabila [email protected] Muhammad Abdul Rahman [email protected] Vita Ayu Kusuma Dewi [email protected] Titi Rahayuningsih [email protected] <p>Banjir bandang merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang memiliki tingkat bahaya tinggi karena terjadi secara tiba-tiba dan membawa debit aliran besar dalam waktu singkat. Kawasan hulu Sungai Brantas di Kota Batu memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap banjir bandang akibat karakteristik topografi pegunungan, curah hujan tinggi, serta perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan genangan banjir bandang di Sungai Brantas Hulu Kota Batu menggunakan pendekatan terintegrasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk memperoleh debit banjir rencana menggunakan HEC-HMS, analisis routing aliran banjir dengan pendekatan tampungan, pemodelan hidraulika dua dimensi menggunakan HEC-RAS, serta analisis spasial untuk memetakan sebaran dan luas genangan banjir. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa DAS Brantas Hulu memiliki respons hidrologi yang cepat terhadap hujan ekstrem, dengan debit puncak yang melampaui kapasitas alur sungai sehingga menyebabkan limpasan ke dataran banjir. Simulasi hidraulika dan analisis spasial menunjukkan bahwa banjir bandang berpotensi menggenangi wilayah seluas sekitar 662 ha, dengan sebaran genangan yang dominan mengikuti alur Sungai Brantas Hulu dan berdampak pada beberapa desa di sekitarnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam mendukung upaya mitigasi banjir bandang, pengelolaan daerah aliran sungai, dan perencanaan tata ruang berbasis risiko di wilayah hulu Sungai Brantas.</p> 2026-03-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Irani Salsabila, Muhammad Abdul Rahman, Vita Ayu Kusuma Dewi, Titi Rahayuningsih https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/216 EVALUASI PEMILIHAN METODE KONSTRUKSI STRUKTUR BOX BERDASARKAN INDIKATOR BIAYA DAN WAKTU: STUDI KASUS JALAN TOL PROBOLINGGO–BANYUWANGI PAKET 2 2026-02-12T07:05:32+00:00 Naura Firdausi [email protected] R.Muhammad Sudrajad Utomo [email protected] Afif Navir Refani [email protected] <p>Pemilihan metode konstruksi pada struktur bawah, khususnya box culvert dan box underpass, sangat menentukan efisiensi proyek jalan tol. Penelitian ini melakukan analisis komparatif antara metode cast in situ dan precast ditinjau dari aspek waktu dan biaya pada proyek Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (11,2 + 2 km) yang mencakup 86 titik pekerjaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode precast memiliki keunggulan signifikan dalam durasi pelaksanaan, dengan total waktu 400 hari atau 22% (100 hari) lebih cepat dibandingkan metode cast in situ. Secara spesifik, durasi rata-rata precast adalah 30 hari untuk underpass dan 14 hari untuk culvert, berbanding 50 dan 25 hari pada metode cast in situ. Namun, percepatan waktu tersebut berdampak pada biaya yang lebih tinggi, dimana metode precast menelan biaya Rp998,48 miliar, sedangkan cast in situ lebih ekonomis sebesar Rp905,89 miliar. Penelitian menyimpulkan adanya trade-off antara kecepatan waktu dan efisiensi biaya dalam pemilihan metode tersebut.</p> 2026-03-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Naura Firdausi, R.Muhammad Sudrajad Utomo, Afif Navir Refani https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/221 EVALUASI KINERJA SEISMIK MODEL GEDUNG BAJA BERSKALA DENGAN KONFIGURASI PODIUM–TOWER MENGGUNAKAN ANALISIS PUSHOVER 2026-03-13T06:34:04+00:00 Hangen Raihan Pangestu [email protected] Dian Ariestadi [email protected] Baiq Sri Umniati [email protected] <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Abstrak:</strong> Penelitian ini mengevaluasi kinerja seismik model gedung baja dengan konfigurasi podium–tower yang memiliki ketidakberaturan vertikal akibat perbedaan kekakuan antara bagian podium dan tower. Evaluasi dilakukan menggunakan analisis statik <em>nonlinier pushover</em> berbasis simulasi elemen hingga pada model struktur berskala 1:50. Analisis <em>pushover </em>diterapkan pada dua arah utama struktur untuk memperoleh kurva kapasitas serta respons simpangan puncak bangunan. Tingkat kinerja struktur ditentukan berdasarkan kriteria ATC-40 dan FEMA 356/440, sedangkan kontrol simpangan antar lantai dievaluasi mengacu pada SNI 1726:2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa simpangan antar lantai akibat pembebanan dinamik berada di bawah batas izin, dengan simpangan maksimum terjadi pada lantai tengah struktur. Analisis <em>pushover</em> menghasilkan simpangan puncak maksimum sebesar 20,634 mm, lebih kecil dari batas simpangan ultimit 4% tinggi bangunan menurut FEMA, sehingga struktur belum mencapai kondisi keruntuhan. Evaluasi tingkat kinerja menunjukkan struktur berada pada level <em>Life Safety</em> pada kedua arah analisis. Pola pembentukan sendi plastis memperlihatkan mekanisme keruntuhan daktail yang sesuai dengan <em>konsep strong column–weak beam</em>, dengan dominasi sendi plastis pada elemen balok. Secara keseluruhan, model gedung baja podium–tower yang dianalisis memiliki kinerja seismik yang memadai pada tingkat <em>Life Safety</em> terhadap beban gempa rencana.</p> 2026-03-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Hangen Raihan Pangestu, Dian Ariestadi, Baiq Sri Umniati https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/220 Retrofitting Keretakan Struktural Pedestal Hot Oil Heater Dengan Injeksi Epoksi, Grouting Non-Shrink, dan CFRP 2026-03-18T02:03:29+00:00 Heri Khoeri [email protected] Panji Nugroho [email protected] Yuli Panca Asmara [email protected] <p>Pedestal beton bertulang pada fasilitas <em>Hot Oil Heater</em> mengalami keretakan yang teridentifikasi melalui inspeksi visual, pengukuran lebar retak, dan <em>Ultrasonic Pulse Velocity Test</em> (<em>UPVT</em>). Lebar retak mencapai 0,85 mm dengan kedalaman hingga 111 mm (rata-rata ±62,7 mm), melampaui selimut beton 50 mm dan mengindikasikan retak struktural. Hasil <em>UPVT</em> menunjukkan kualitas beton kategori <em>medium–good</em> dengan kuat tekan beton aktual untuk analisis ditetapkan sebesar <em>fc′</em>=22 MPa, sementara mutu rencananya adalah <em>fc’</em>=28 MPa. Analisis kapasitas lentur–aksial memperlihatkan bahwa kombinasi beban rencana dan beban sementara saat erection (penarikan <em>chain block</em>) dapat melampaui kapasitas aktual penampang. <em>Retrofit</em> dilakukan melalui injeksi epoksi, grouting non-shrink, dan perkuatan <em>Carbon Fiber Reinforced Polymer</em> (<em>CFRP</em>). Evaluasi pasca <em>retrofit</em> menunjukkan peningkatan kapasitas lentur dan aksial sehingga seluruh kombinasi gaya dalam kembali berada dalam domain aman diagram interaksi fP–fM.</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Heri Khoeri, Panji Nugroho, Yuli Panca Asmara https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/225 Evaluasi Kinerja Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pada Ruas Jalan Pierre Tendean Kota Manado 2026-03-18T01:39:37+00:00 Deyce Mahdalena Pangalila [email protected] Yoan Yupardi Papalapu [email protected] Arnetha Sari Raintung [email protected] Stefani Switly Peginusa [email protected] <p><em>This study aims to analyze the effectiveness of the pedestrian bridge (JPO) on Pierre Tendean Street, Manado City, using qualitative and quantitative approaches based on physical conditions, user perceptions, and preferences. The research method includes field observations to identify the physical suitability of the JPO to technical standards and distributing questionnaires to 80 randomly selected respondents. Data were analyzed descriptively quantitatively using scoring techniques. The results showed that five of the six physical parameters of the JPO met technical guidelines, except for the width of the pedestrian path (1.8 m) which did not meet the minimum standard of 2 m. Based on user perceptions, the total score for the JPO effectiveness was 791, which is included in the "doubtful" category. The safety aspect received the lowest score (30) due to the lack of lighting and the absence of security personnel. As many as 78% of respondents preferred zebra crossing facilities to JPOs. It was concluded that the JPO at the study location was not fully effective. Recommendations include improving supporting facilities, increasing lighting, and socializing the use of JPOs.</em></p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Arnetha Sari Raintung, Deyce Mahdalena Pangalila, Yoan Yupardi Papalapu, Stefani Switly Peginusa https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/215 ANALISIS METODE SLUICING UNTUK PENGENDALIAN SEDIMENTASI DI BENDUNGAN SUTAMI MENGGUNAKAN HEC-RAS 2026-03-13T05:47:38+00:00 Andi Prasetio Andi Prasetio [email protected] Mega Septia Sarda Dewi [email protected] Muhammad Abdul Rahman [email protected] Vita Ayu Kusuma Dewi [email protected] <p>Sedimentasi merupakan permasalahan utama yang memengaruhi kinerja dan umur layanan Bendungan Sutami, khususnya akibat tingginya suplai sedimen dari Sungai Brantas. Salah satu metode pengendalian sedimentasi yang diterapkan adalah <em>sluicing</em>, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kondisi hidraulik dan strategi operasional yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon hidraulik dan sedimentasi akibat penerapan metode <em>sluicing</em> melalui pemodelan numerik menggunakan HEC-RAS dengan pendekatan aliran tak tunak selama 24 jam. Analisis difokuskan pada perubahan dasar sungai, distribusi spasial sedimentasi, serta perbandingan respon antara penampang kritis di sekitar bendungan (RS 5) dan penampang hilir yang lebih jauh (RS 10). Hasil simulasi menunjukkan bahwa operasi <em>sluicing</em> dengan pembukaan pintu selama 24 jam menghasilkan peningkatan tegangan geser dasar yang signifikan di RS 5, sehingga mampu memobilisasi sedimen dan memicu proses erosi dasar sungai secara dominan di sekitar bendungan. Sebaliknya, pada RS 10 nilai tegangan geser yang terbentuk relatif lebih rendah, menyebabkan sebagian sedimen yang termobilisasi dari hulu mengalami deposisi kembali di ruas hilir. Pola perubahan <em>mass bed change cumulative</em> mengindikasikan bahwa sedimen tidak seluruhnya keluar dari sistem, melainkan mengalami redistribusi spasial dari zona energi tinggi ke zona energi rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas sluicing bersifat temporal dan spasial. Operasi <em>sluicing</em> yang dilakukan secara kontinu selama 24 jam tidak selalu menghasilkan peningkatan efisiensi pengangkutan sedimen secara proporsional, karena hanya sebagian periode operasi yang berada pada kondisi hidraulik efektif. Oleh karena itu, metode sluicing terbukti efektif sebagai upaya pengendalian sedimentasi di sekitar bendungan, namun perlu dioptimalkan melalui pengaturan waktu dan debit operasi berbasis respon hidraulik. Pendekatan ini penting agar sluicing tidak hanya memindahkan sedimen ke lokasi lain, tetapi benar-benar berkontribusi pada pengelolaan sedimentasi Bendungan Sutami secara berkelanjutan.</p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Andi Prasetio Andi Prasetio, Mega Septia Sarda Dewi, Muhammad Abdul Rahman, Vita Ayu Kusuma Dewi https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/211 DAMPAK DIGITALISASI TERHADAP EFISIENSI PELAPORAN, INSPEKSI MUTU, DAN KONTROL BIAYA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI INDONESIA 2026-03-13T06:41:58+00:00 Ahmad Yusuf Zuhdy [email protected] Ragil Purnamasari [email protected] Naura Firdausi [email protected] Mohammad Akbar Alrasyidi [email protected] <p>Industri konstruksi di Indonesia saat ini berada di persimpangan jalan yang kritikal. Di satu sisi, agenda pembangunan infrastruktur nasional yang masif menuntut kecepatan dan presisi; di sisi lain, praktik manajemen konvensional yang terfragmentasi sering kali menghambat produktivitas dan transparansi. Artikel ilmiah ini menyajikan analisis mendalam mengenai dampak transformasi digital, khususnya penerapan Building Information Modelling (BIM), sistem pelaporan berbasis cloud, dan teknologi inspeksi digital, terhadap tiga pilar utama manajemen proyek: efisiensi pelaporan, inspeksi mutu, dan kontrol biaya. Menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan data empiris dari survei terhadap 57 praktisi konstruksi dengan meta-analisis literatur global dan nasional, studi ini menemukan korelasi positif yang signifikan antara adopsi digital dengan kinerja proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan aksesibilitas laporan (skor efektivitas 4.5/5.0) dan efisiensi pengendalian biaya (4.4/5.0). Namun, studi ini juga menyoroti paradoks adopsi di Indonesia, di mana tantangan sumber daya manusia dan interoperabilitas sistem masih menjadi penghambat utama di tengah dorongan regulasi yang kuat dari Kementerian PUPR. Laporan ini memberikan peta jalan strategis bagi pemangku kepentingan untuk menavigasi transisi menuju ekosistem konstruksi yang terintegrasi penuh.</p> 2026-04-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ahmad Yusuf Zuhdy, Ragil Purnamasari, Naura Firdausi, Mohammad Akbar Alrasyidi https://journal-ft.um.ac.id/index.php/bangunan/article/view/224 Analisis Pengaruh Air Changes per Hour dan Aktivitas Merokok terhadap Konsentrasi Polutan Udara Dalam Ruangan pada Ventilasi Alami Kamar Kos di Kecamatan Lowokwaru 2026-03-15T01:50:57+00:00 Ghalib Nabil Putra [email protected] Ridwan Muhamad Rifai [email protected] Vita Ayu Kusuma Dewi [email protected] Revan Ferdiansyah [email protected] <p>Kualitas udara dalam ruangan kamar kos mahasiswa berisiko menurun akibat keterbatasan ventilasi alami dan tingginya aktivitas penghuni, khususnya merokok, yang dapat memicu akumulasi polutan berbahaya dan meningkatkan risiko kesehatan penghuni ruangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kinerja ventilasi alami terhadap kualitas udara dalam kamar kos mahasiswa melalui analisis <em>Air Changes per Hour</em> (ACH), konsentrasi polutan utama (TVOC, HCHO, dan PM<sub>2.5</sub>), dinamika akumulasi polutan selama waktu paparan, serta penilaian kondisi udara terintegrasi menggunakan <em>Indoor Air Quality Index</em> (IAQI). Penelitian dilakukan pada 40 kamar kos mahasiswa di Kecamatan Lowokwaru dengan ventilasi alami. Pengukuran konsentrasi TVOC, HCHO, dan PM₂.₅ dilakukan selama periode hunian 8 jam. Nilai <em>Air Changes per Hour</em> (ACH) dihitung dan diklasifikasikan berdasarkan standar ASHRAE, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan pendekatan keseimbangan massa dan <em>Indoor Air Quality Index</em> (IAQI). Hasil menunjukkan peningkatan ACH berkaitan dengan penurunan konsentrasi rata-rata polutan gas, namun kurang efektif terhadap PM<sub>2.5</sub>. Kamar dengan aktivitas merokok memiliki konsentrasi dan variabilitas polutan lebih tinggi pada seluruh kategori ACH. Analisis temporal dan IAQI menunjukkan ventilasi efektif pada kondisi tanpa aktivitas merokok, tetapi tidak mampu mengendalikan akumulasi polutan pada kondisi merokok.</p> 2026-04-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ghalib Nabil Putra, Vita Ayu Kusuma Dewi