ANALISA PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA STRUKTUR EMBUNG MENGGUNAKAN GEOMEMBRAN DENGAN STRUKTUR MENGGUNAKAN BETON

Authors

  • Aditya Ilham Firmansyah Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang
  • Siti Nur Rahmah Anwar Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang
  • Muhammad Sulton Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang
  • Edi Santoso Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Negeri Malang
  • Irma Aswani Ahmad Jurusan Teknik Sipil, Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.17977/um071v30i12025p87-90

Keywords:

Embung, Geomembran, Plaxis, Embung Sigit, Faktor Keamanan

Abstract

Embung atau bisa juga disebut bendungan kecil merupakan salah satu bangunan sumber air yang dapat difungsikan untuk menampung air, upaya konservasi air, dan juga dapat mengendalikan banjir walaupun dalam skala kecil. Embung Sigit merupakan langkah pemerintah bersama Badan Besar Wilayah Sungai (BBWS) Benngawan Solo untuk mengatasi Kondisi krisis air yang dialami mayoritas petani Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pada uumnya embung maupun bendungan yang berskala besar biasanya menggunkan material beton maupun dengan pasangan batu sebagai tubuh embung, tetapi melihat kondisi lapangan pada studi kasus yang saya ambil tidak cocok menggnakan metode tersebut. Oleh karena itu inovasi dalam pemilihan material dan metode diperlukan untuk menyesuaikan kondisi lapangan, maka diplihlah material Geomembran sebagai tadah pada penampang embung tersebut. Selain itu melihat kondisi topografi di lapangan maka metode cut-and-fill diterapkan guna memanfaatkan galian dari lokasi tersebut. Mengingat fasilitas ini berdekatan dengan pemukiman penduduk maka perlu dilakukan analisis guna menghindari bencana yang disebabkan oleh kegalalan struktur. Pada Tugas Akhir ini, penulis telah melakukan analisis dengan menggunkan perbandingan kekuatan pada badan embung dengan aplikasi Plaxis untuk mengetahui nilai faktor keamanan embung terhadap kestabilan lereng.

References

Autodesk, 2016, "AutoCAD Civil 3 D: Model in 3D Civil Engineering Software", Autodesk, http://www.autodesk.com/products/autocad-civil-3d/overview

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 2018, “Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 07/SE/M/2018 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pembangunan Embung Kecil Dan Bangunan Penampung Air Lainnya Di Desa.”.

Li, Zhilin, Qing Zhu, and Christopher Gold, 2004, Digital Terrain Modeling: Principles and Methodology, CRC Press, Florida.

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 2017, Modul Pengantar Perencanaan Embung, Modul Empat, Pusdiklat SDA dan Konstruksi, Bandung.

Rifai, A., 2017, "Jenis-Jenis Embung Untuk Manajemen Hujan", Ahlitani, https://ahlitani.com/jenis-jenis embung-untuk-memanen-hujan/.

Soedibyo, 2003, Teknik Bendungan. PT. Pradnya Paramita Print, Jakarta.

Irsyad, M. Z, 2021. Analisis Perhitungan Volume Timbunan Dan Galian Pada Embung Sigit Menggunakan Software Civil 3D dan Surpac, UGM, Yogyakarta.

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Articles