SIMULASI GENANGAN BANJIR BANDANG MENGGUNAKAN SIG DI SUNGAI BRANTAS HULU KOTA BATU

Authors

  • Irani Salsabila Teknik Sipil, Universitas Negeri Malang
  • Muhammad Abdul Rahman Teknik Sipil, Universitas Negeri Malang
  • Vita Ayu Kusuma Dewi Teknik Sipil, Universitas Negeri Malang
  • Titi Rahayuningsih Teknik Sipil, Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um071v31i12026p13-22

Keywords:

Banjir bandang, Sungai Brantas Hulu, HEC-HMS, HEC-RAS, Sistem Informasi Geografis

Abstract

Banjir bandang merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang memiliki tingkat bahaya tinggi karena terjadi secara tiba-tiba dan membawa debit aliran besar dalam waktu singkat. Kawasan hulu Sungai Brantas di Kota Batu memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap banjir bandang akibat karakteristik topografi pegunungan, curah hujan tinggi, serta perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan genangan banjir bandang di Sungai Brantas Hulu Kota Batu menggunakan pendekatan terintegrasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk memperoleh debit banjir rencana menggunakan HEC-HMS, analisis routing aliran banjir dengan pendekatan tampungan, pemodelan hidraulika dua dimensi menggunakan HEC-RAS, serta analisis spasial untuk memetakan sebaran dan luas genangan banjir. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa DAS Brantas Hulu memiliki respons hidrologi yang cepat terhadap hujan ekstrem, dengan debit puncak yang melampaui kapasitas alur sungai sehingga menyebabkan limpasan ke dataran banjir. Simulasi hidraulika dan analisis spasial menunjukkan bahwa banjir bandang berpotensi menggenangi wilayah seluas sekitar 662 ha, dengan sebaran genangan yang dominan mengikuti alur Sungai Brantas Hulu dan berdampak pada beberapa desa di sekitarnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam mendukung upaya mitigasi banjir bandang, pengelolaan daerah aliran sungai, dan perencanaan tata ruang berbasis risiko di wilayah hulu Sungai Brantas.

References

Amiruddin, L., Genta, D., & Rozalinna, M. (2020). PARTICIPATORY MAPPING FOR DISASTERS IN TULUNGREJO VILLAGE, BUMIAJI SUB-DISTRICT, BATU CITY. Jurnal Partisipatoris, 2(1), 19–30.

Azmeri, Yulianur, A., & Listia, V. (2015). Analisis Perilaku Banjir Bandang akibat Keruntuhan Bendungan Alam pada Daerah Aliran Sungai Krueng Teungku Provinsi Aceh. Jurnal Teknik Sipil, 22(3). https://doi.org/https://doi.org/10.5614/jts.2015.22.3.5

Bugis, R., Farida, A., Pristianto, H., & Fajri Yasin, A. (2024). Pengaruh Geometri Sungai Terhadap Debit Aliran Studi Kasus Das Klasaman Kota Sorong Inluence Of River Geometry On Flow Discharge Case Study Of Das Klasaman Sorong City. Dalam JIMATS) (Vol. 03, Nomor 02). http://doi.org/xxx

Bumi, I. S., & Rezagama, A. (2023). Pemodelan Banjir Dua Dimensi Sungai Seruyan dengan Menggunakan Aplikasi HEC-RAS. Jurnal Inovasi Konstruksi, 2(1), 11–19. https://doi.org/10.56911/jik.v2i1.36

Chatterjee, C., & Singh, R. (2020). Watershed hydrology.

Chow, V. Te, Maidment, D. R., & Mays, L. W. (1988). Applied Hydrology.

Fadhillah, A. R., & Mukhlis, I. (2024). BANJIR BANDANG PADA SEKTOR PERTANIAN KOTA BATU: MENELAAH DAMPAK EKONOMI DAN UPAYA PEMULIHAN. Bisnis dan Pendidikan, 4(1), 2024. https://doi.org/10.17977/um066.v4.i1.2024.1

Fernandes, J. N. (2021). Apparent roughness coefficient in overbank flows. SN Applied Sciences, 3(7). https://doi.org/10.1007/s42452-021-04677-3

Firnanda, M. A. P., Kusuma, V. A., & Rahayuningsih, T. (2024). Analisis Banjir Bandang Akibat Keruntuhan Bendung Alam pada Daerah Hulu Kota Batu Jawa Timur. Jurnal Media Teknik Sipil, 22(1), 10–17. https://doi.org/10.22219/jmts.v22i1.30339

Isti’adah, Mardianty, A., Adella, N. P., Sofia, F. N. D., & Hidayat, A. B. Al. (2022). PENANGANAN BENCANA BANJIR BANDANG DI KOTA BATU PADA MASA PANDEMI COVID19. International Journal of Innovation Review. https://doi.org/10.52473/ijir.v2i1.25

Iswardoyo, J., & Satria, H. (2023). ANALISIS DAERAH TERDAMPAK BANJIR BANDANG MENGGUNAKAN HEC-RAS 2 DIMENSI DI SUNGAI SAT, KABUPATEN PATI, JAWA TENGAH. JURNAL TEKNIK HIDRAULIK, 14(1), 13–26. https://doi.org/10.32679/jth.v14i1.717

Ma’rufah, W., Ridwan, R., & Amin, M. (2024). Deteksi Kerawanan Banjir Genangan Menggunakan Topographic Wetness Index (TWI) di Sub Das Way Katibung. Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 3(2), 238. https://doi.org/10.23960/jabe.v3i2.9435

Muzaki, A. N., Masruroh, H., Firmansyah, A. H., & Wicaksono, D. B. (2022). PEMETAAN POTENSI BANJIR DENGAN METODE SKORING SECARA GEOSPASIAL DI KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU. Jurnal Pendidikan Geosfer, 7. https://doi.org/10.24815/jpg.v%vi%i.28663

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai.

Pryastuti, L., Rustan, & Mz, N. (2021). PEMETAAN TINGKAT KERAWANANAN BANJIR MENGGUNAKAN METODE SCORING DAN METODE OVERLAY BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA JAMBI. Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika, 05(02), 132–141. http://dataonline.bmkg.go.id/home.

Putra, D., Sofwany, B., Zulfinanda, H., & Kamaruddin, I. (2022). FLASH FLOOD (Δ) RISK AND DAMAGE ASSESSMENT IN BATU, EAST JAVA. JURNAL TEKNO SAINS, 12, 72–84.

Sardana, Y. W., Suripin, Nugroho, H., & Rendra, M. I. (2023). Pemetaan Area Genangan Banjir Menggunakan Model HEC-RAS 2D dan GIS Pada DAS Pacal Kabupaten Bojonegoro. JSI : Jurnal Sistem Informasi (E-Journal), 15(1), 2023. http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jsi/index

Sinurat, M., Mulia, A. P., & Faisal, M. (2022). Analisis Spasial Daerah Banjir Menggunakan Hec-Ras dan QGIS untuk Sub Das Babura. Jurnal Syntax Admiration, 3(1), 141–162. https://doi.org/10.46799/jsa.v3i1.382

Situmorang, Y. L. A., Amalia, N. F., & Asdak, C. (2025). Estimasi Sebaran Genangan Banjir Menggunakan Model Hidrologi - Hidrolika di Sub DAS Cikamiri. Jurnal Teknotan, 19(3), 261–272. https://doi.org/10.24198/jt.vol19n3.12

Suripin, & Kurniani, D. (2016). Pengaruh Perubahan Iklim terhadap Hidrograf Banjir di Kanal Banjir Timur Kota Semarang. 22(2).

Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi Terapan. Beta Offset Yogyakarta.

Downloads

Published

2026-03-20

Issue

Section

Articles