IDENTIFIKASI AWAL WILAYAH PENGARUH KA KOMUTER DITINJAU DARI PENGGUNAAN MOBIL DI KOTA SURABAYA

Authors

  • Anita Susanti Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Ria Asih Aryani Soemitro Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Hitapriya Suprayitno Institut Teknologi Sepuluh Nopember

DOI:

https://doi.org/10.17977/um071v23i12018p11-20

Keywords:

identifikasi awal, wilayah pengaruh, mobil, KA Komuter, Kota Surabaya

Abstract

Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan utama transportasi yang terjadi hampir di seluruh kota-kota besar yang ada di negara Asia. Kota Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia dalam mengatasi permasalahan kemacetan lalu lintas berupaya menyediakan Kereta Api Komuter bagi masyarakat yang melakukan perjalanan bolak-balik. Pada kenyatannya permasalahan kemacetan lalu lintas belum dapat teratasi disebabkan karena penggunaan kendaraan pribadi yang tidak seimbang dengan penggunaan angkutan umum sebesar 1:27. Kenyataan tersebut semakin diperburuk dengan keterbatasan bentangan layanan jalur rel Kereta Api (KA) di Kota Surabaya. Oleh karena itu wilayah pengaruh KA Komuter di Kota Surabaya penting untuk diketahui. Metode yang dilakukan pada identifikasi awal ini adalah studi literatur dan pengumpulan data primer. Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa wilayah pengaruh ditinjau dari KA Komuter SUSI arah Surabaya-Sidoarjo hanya diketahui pada saat menuju stasiun asal saja sebesar 3400 meter (42.86%). Wilayah pengaruh KA Komuter SUSI arah SidoarjoSurabaya pada saat menuju stasiun asal saja sebesar 4600 meter (50%) dan meninggalkan stasiun tujuan sebesar 4100 meter (100%). Wilayah pengaruh KA Komuter SULAM hanya diketahui dari arah Surabaya-Lamongan saja sebesar 4000 meter (100%) pada saat menuju stasiun asal dan 23000 meter (100%) pada saat meninggalkan stasiun tujuan. Wilayah pengaruh layanan KA Komuter SUSI dan SULAM dengan menggunakan mobil di Kota Surabaya pada saat menuju stasiun asal sebesar 4000 meter dan pada saat meninggalkan stasiun tujuan sebesar 4100 meter.

Downloads

Published

2018-03-31

Issue

Section

Articles